Berita


Tampil Percaya Diri di Hari Anak Nasional, Siswa SLB TNCC Banda Aceh Buktikan Potensi Anak Istimewa

Banda Aceh, 2 Agustus 2026 – Empat siswa SLB TNCC Banda Aceh menunjukkan semangat, keberanian, dan kemampuan sosial yang membanggakan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kota Banda Aceh yang digelar di Taman Putroe Phang, Minggu (2/8/2026).

Keempat siswa yang mewakili SLB TNCC adalah Naura (kelas 6), Chiko (kelas 9), Nanta (kelas 9), dan Syifa (kelas 10). Mereka didampingi oleh dua guru pendamping, Nanny Liza dan Nanny Kiya, selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dihadiri ratusan anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Kota Banda Aceh.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mampu mengikuti setiap agenda dengan baik hingga acara berakhir. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam peringatan Hari Anak Nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu beradaptasi dan berinteraksi secara positif di lingkungan sosial yang lebih luas.

Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah penampilan Chiko dan Nanta di hadapan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. Keduanya tampil membawakan dua lagu, yakni Sentuhan Boleh dan Siaga Gempa di hadapan semua peserta didampingi walikota langsung. Lagu tersebut merupakan lagu penutup pembelajaran yang secara rutin telah dinyanyikan selama 2 tahun terakhir sebagai edukasi kampanye anti pelecehan seksual dan sekolah aman bencana.

Penampilan keduanya berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari para peserta yang hadir. Dengan penuh percaya diri, mereka menunjukkan kemampuan untuk tampil di depan publik serta menyampaikan pesan positif melalui lagu. Chiko yang juga merupakan ketua OSIS terpilih tahun 2026/2027 terbukti dapat berinteraksi dengan walikota juga peserta lainnya dengan baik serta membawa teman-teman istimewa SLB TNCC dalam penilaian positif dari masyarakat.

Kepala sekolah dan guru pendamping menilai partisipasi siswa dalam kegiatan ini menjadi indikator penting perkembangan kemampuan adaptif dan sosial anak. Keberanian tampil di hadapan banyak orang, kemampuan mengikuti kegiatan hingga selesai, serta interaksi yang terjalin selama acara menunjukkan peningkatan rasa percaya diri yang semakin baik.

Momentum Hari Anak Nasional ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, dan menunjukkan potensi terbaiknya. Melalui ruang-ruang inklusif seperti ini, anak-anak istimewa dapat terus mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.