SLB TNCC Libatkan Orang Tua dalam MPLS, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Banda Aceh – Sekolah Luar Biasa (SLB) TNCC Banda Aceh mengawali rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Orang Tua Peserta Didik Berkebutuhan Khusus. Kegiatan ini bertujuan membangun kolaborasi yang erat antara sekolah dan keluarga sebagai fondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kegiatan diawali dengan rapat bersama orang tua yang dipimpin langsung oleh Kepala SLB TNCC. Dalam kesempatan tersebut disampaikan berbagai informasi mengenai struktur organisasi sekolah, tata tertib peserta didik, program pemberdayaan, iuran pembelajaran, serta pelaksanaan pembelajaran pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB.
Selanjutnya, Pengawas Pembina SLB TNCC, Hj. Jamilah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi "Orang Tua sebagai Mitra Sekolah". Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan peserta didik berkebutuhan khusus tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi, membangun karakter, serta mengembangkan potensi anak di rumah. Sinergi yang baik antara sekolah dan keluarga diyakini menjadi kunci terciptanya layanan pendidikan yang optimal.
Materi berikutnya disampaikan oleh Psikolog SLB TNCC, Wenny Aidina, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dengan tema "Orang Tua Bijak dalam Penggunaan Gadget". Beliau mengajak orang tua untuk mendampingi penggunaan gadget secara bijak melalui pembatasan waktu, pemilihan konten edukatif, serta menjadikan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif bagi perkembangan kemampuan dan kemandirian peserta didik.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi orang tua untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami program pendidikan, berdiskusi, serta memberikan masukan terhadap pelaksanaan pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan saran yang disampaikan selama sesi berlangsung.
Ketua MPLS SLB TNCC, Liwaul Hamdi, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa pelibatan orang tua merupakan salah satu agenda penting dalam MPLS karena orang tua merupakan mitra utama dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. "Kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan, kemandirian, dan keberhasilan belajar peserta didik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala SLB TNCC, Nanny DM. Ria Hidayati, S.Psi., M.Ed., Gr., menyampaikan bahwa sekolah berkomitmen membangun kemitraan yang kuat dengan orang tua. "Kami berharap melalui kegiatan ini terjalin komunikasi yang semakin baik sehingga sekolah dan keluarga dapat berjalan seiring dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi setiap peserta didik berkebutuhan khusus," tuturnya.
Dengan kegiatan ini, SLB TNCC berharap tercipta sinergi yang berkelanjutan antara sekolah dan orang tua demi mewujudkan peserta didik berkebutuhan khusus yang mandiri, percaya diri, dan berkembang sesuai potensi terbaiknya.






