INIKAH HIDUP - Armiya
Di ujung malam hanya sepi
Berselimutkan dingin dan hitam pekat
Di sudut ruang tua itu, tempatku meratapi
Hingga lelap mengantarkan ke alam damai semu
Tanya, hanya tanya yang kurasa menggrogoti
Memecahkan hening dengan suara tangis
Menumpahkan hasrat di jiwa
Sembari menguras rasa pahit di hati
yang kian membeku
Pada remuk kurasa binasa
Merah darah tergantung di pelopak mata
Hingga perih ini, kembali mengundang air mata dan
tanya
Tuhan, sakit ini kapan usainya?
Darah dari tancapan belati
Kering dengan cumbuan mata hari
Hitam dan putih semua terlihat sama
Pada malam aku berbisik dan bermanja dalam doa
Tuhan, izinkan aku bertanya
Inikah hidup yang sebenarnya?
Banda Aceh, 29 Desember 2017





